Jl. Pematang Siantar No.111, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumut

Tahap 2 Pemeriksaan Mata – Program Mataku Jendelaku

Pelaksanaan Pra-Screening atau Pemeriksaan Mata Tahap II – bagi Misdinar, OMK, Sekami, Pelajar di gelar kembali di Paroki Gembala Yang Baik Lubuk Pakam

Setelah selesai di laksanakan Pra Screening / Pemeriksaan Mata Tahap I ternyata masih banyak anak-anak dari Mesdinar, OMK, Sekami dan Pelajar yang ingin diperiksa matanya.

Hal ini ditandai dengan masih banyaknya minat dari anak-anak yang ikut berpartisipasi bahkan para orang tuanya ikut mendampingi untuk menyaksikan pra-screening secara langsung dan bahkan para orang tua yang ikut hadir berharap kepada Seksi PSE Paroki GYB Lubuk Pakam untuk mengusulkan agar bisa dilakukan juga pemeriksaan mata kepada orang tua dan para lansia yang sangat mengharapkan.

Jumlah tahap II pra screening mata diikuti oleh 25 anak, kami harapkan tahap III yang akan kami laksanakan pada hari Minggu, 30 Maret 2025 akan bertambah banyak, karena pemeriksaan mata tahap III ini adalah pra-screening yang terakhir bagi anak SD-SMA di Paroki GYB Lubuk Pakam.

Seksi PSE Paroki menghimbau kembali kepada para ketua lingkungan bilamana masih ada anaknya yang akan diperiksa, segeralah mendaftar, bisa melalui WA lingkungan dan WA Grup DPPH/Seksi. Raihlah kesempatan yang baik ini untuk kesehatan khususnya demi menjaga kesehatan Mata dan selaras dengan Program Mataku Jendelaku yang digagas oleh Loins Club bekerja sama PSE KAM, sangat membantu para orang tua yang anaknya banyak mengalami gangguan mata yang ditimbulkan seringnya bermain HP, menonton TV, tanpa batas waktu atau tidak terkontrol oleh orang tua sehingga dampaknya sangat memprihatinkan bila mata tidak terjaga dengan baik.

Peran orang tua sangat menentukan bagi perkembangan anak-anak khususnya kesehatan mata yang berefek buruknya penglihatan, bahkan untuk membaca buku saja sudah susah padahal buku adalah jendela dunia, sisi lain dari Program Mataku Jendelaku.

Sekian dan Terima Kasih

Salam
Heri Endarianto
Ketua PSE Paroki GYB Lubuk Pakam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel lainnya

Belajar dari Bunda Maria: Bangkit, Peduli, dan Setia pada Kehendak Allah

Bunda Maria memberikan pesan yang sangat mendalam bagi kita semua: jika kita belum bisa menjadi pelaku kebaikan yang besar, setidaknya jangan pernah menambah kerusuhan atau kekacauan dalam hidup bersama orang lain. Jadilah pembawa damai, keteduhan, dan ketenangan di mana pun kita berada.

Mengulurkan Tangan dalam Badai Hidup: Antara Kebimbangan dan Keberanian untuk Percaya

Setelah melakukan pelayanan besar memberi makan lima ribu orang, Yesus dikerumuni oleh banyak orang karena Ia menyembuhkan mereka dan mengenyangkan kelaparan mereka. Namun, di...

Menjadi Dewasa di Usia Indah: Takdir yang Menggembirakan, Mahkota Kebijaksanaan, dan Kekuatan Doa

Menjadi tua adalah takdir, tetapi menjadi dewasa adalah sebuah pilihan. Tidak semua orang yang berusia lanjut otomatis menjadi pribadi yang dewasa dan bijaksana. Namun,...

Mukjizat di Tangan Kita: Belajar dari Lima Roti dan Dua Ikan

Dalam perjalanan hidup kita, sering kali kita merasa kecil dan tidak punya cukup kekuatan untuk menghadapi tantangan. Kisah Injil tentang Yesus yang memberi makan...